Kombinasi keilmuan sangat diperlukan dalam segala bidang, seperti mengkonsumsi makanan tidak lengkap jika hanya mengkonsumsi satu jenis makanan. Perbedaan keilmuan bukan berarti harus menimbulkan pertentangan melainkan akan melahirkan bibit kebersamaan. Seorang da’i memerlukan media untuk menyampaikan pesan dakwah agar pesan yang disampaikan dapat diterima oleh khalayak ramai (mad’u). Proses pembelajaran di lapangan antara mahasiswa prodi Komunikasi Penyiaran Islam dan prodi Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah dan Humaniora, Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas yang dilaksanakan pada 17-11-2017 di Bundaran Kantor Bupati Sambas. Semoga proses pembelajaran ini dapat melahirkan generasi-generasi yang Berilmu, Beramal dan Bermartabat. Munculkan kreativitas mu mahasiswa untuk IAIS PUJAAN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *